Saturday, 6 October 2018

Pengaosan Sabtu Wage 25 November 2017

Gus Luqman

Ngaos Surat Al alaq 3 - 5
Kitab ingkang pun waos Al Jallalain.

Katerangan Guse

Ayat iki mrintahake kewajibane menungso nggolek ilmu. Krono kelayan ilmu bisa ngerti kemulya'ane, keagungane, Keindahane, lan bisa ngestoake dawuh-dawuhe  Allah Taala.
Mula wong tholabil ilmu iku luwih duwur derajade ketimbang wong kang lagi ibadah. Sebab wong biso ibadah iku kudu di landasi ilmu.
Ono ing piro-piro ayat ugo nerangake, yento wong mukmin iku wong kang pinter, cerdas, nduweni ilmu.
Kanthi kecerdasane ndadekake menungso iku biso dadi insan kang ikhsan.
Mulane salah satu cirine wong mukmin iku nduweni ilmu.
Supoyo Ilmu nduweni manfaat, kudu di barengi kelayan akhlaq.
Ilmu dadi rusak yen ora dibarengi akhlaq.
Akhlaq iku soko pancarane sifat-sifate Gusti Allah. Rusake akhlaq iku dipengaruhi kecuas-kecuise setan LA.
Ono ing kisah penciptaane manungso, Iblis  dilaknati Gusti Allah lan diusir soko suargo, krono deweke Iblis ora nduweni Aklaq. Nentang dawuhe Gusti Allah.
Wong duwe ilmu tanpa akhlaq ndadekake bendune GA.

Adab2e nggolek lan madahi ilmu, ndadekake mundake derajade deweke.
Wong diarani Al alim wong kang kagungan ilmu, iku amargo di landasi kelayan akhlaq. Ilmune nyamodra, sumrambah marang menungso liyane.

Kanthi ngaji marang kyai ndadekake nurul ilmi lan nurrullah biso nyambung marang wong kang ngaji marang Guru. Manfaate ilmu tertransfer marang wong iku.
Rasulullah wae kudu melalui Nurul Qudus Malaikat Jibril.

Mulo moco dewe durung ndadekake ilmu. Isih berupa pengetahuan. Sebab Tafsir iku sesui pandangan lan dasar pengetahuane sing nafsirake.
Kasus Al maidah waktu iku ( kasus e Pak Ahok Gubernur DKI ), iku nunjukke kurange pemahamane masalah ngilmu.

Aulia iku maknane dudu Gubernur, Bupati. Yen deweke Gubernur, berarti Sulthonul aulia.

Aulia sing bener iku maknane Waliullah.

Ikulah pentinge Tholabul Ilmu terus nganti mati. Ora gur nate ngaji. Kelayan ngaji terusan Insyaalah besuk yen mati dikumpulake kelayan Guru-gurune.
Elingo suk mati iku isih nuggu tekane dino kiamat, kang wektune kito ora ngerti nganti kapan.

Kelayan ilmu kita menuju dadi wong mukmin.
Kelayan ilmu ndadekake mulyaning urip. Conto kitab kang di gowo iki mberkahi lan mitulungi marang sing ngaji.
Buku sing dinggo ngaji ojo di kilokake warisno marang anak putu.
Buku catetan ngaji iku biso ngabot2i kebagusan ing mizan besok.
Abah marisake cathetan lan kitab2 marang Gus Luqman.
Conto ngaji Bismillahirrohanirrohim, kita bisa ngerteni Keindahane, Kehebatane Gusti Allah.
Kuku iku biyen agemane N Adam naliko isih ono suargo. Naliko di turunake menyang donya pakain iku di jabut, di sisakake kuku ono ujung jari. Perhatikan bagaimana terus tumbuh...

Mugi Gusti Allah paring magfiroh marang kito.
Walllahualam

Saturday, 13 April 2013

OBAT MUJARAB

Bismillahiraohmanirohim...
Alhamdulillahi robil'alamin..
Allohuma Sholi 'ala Muhammad...

Sohib...akhir-akhir ini kita sering membaca koran atau mendengar berita di televisi, semakin banyak orang sakit yang tidak tertampung di rumah sakit, dengan alasan kamar penuh, tidak ada lagi tempat tidur untuk merawat pasien. Fenomena apa ini ? 

Apakah benar sekarang ini semakin banyak orang yang sakit, atau karena telah timbulnya kesadaran masyarakat, bahwa kalau sakit harus ke rumah sakit ? apalagi karena adanya program pemerintah yang memberi layanan kesehatan gratis bagi warga miskin, sehingga semakin banyak saja orang yang memeriksakan dirinya ke rumah sakit.
Kalau memang demikian, kenapa sekarang banyak orang sakit ? sudah tidak sehatkah dunia ini ? ataukah penyakit-penyakit itu memang sengaja dibuat, sehingga industri obat-obatan bisa laku, industri alat-alat kesehatan bisa jalan. Ataukah karena peri laku kita sendiri yang memang tidak sehat. 

Dunia ini memang terasa semakin tidak ramah. Persoalan demi persoalan silih berganti menimpa kita. Seolah hampir tidak tahan kita memikul beban ini.Harga-harga kebutuhan pokok meningkat terus, beaya hidup semakin tinggi, kemarahan-kemarahah saudara-saudara kita semakin menjadi-jadi, perilaku "pemimpin-pemimpin", yang tidak bisa di ikuti, bencana alam yang terus bertubi-tubi melanda kita.....
Sungguh semua itu menjadikan hati kita tidak nyaman, tidak tenteram, menjadikan kita sakit.
Ya... sakit raga kita, juga sakit bathin kita. 
Apalah arti hidup ini bila didunia ini tidak bisa hidup sehat. tenteram, dan bahagia. Bagaimana kita bisa tenteram dan bahagia bila masih banyak saudara-saudara kita yang tidak mampu meraih kesehatan, ketentraman dan kebahagiaannya.

Whuihh...berat ya....?

Okelah kita cooling down dulu...

Sohib...saya teringat ngendikane Abah, Guru kami. Pada suatu saat beliau ngendiko, kesehatan, ketentraman dan kebahagiaan itu sebenarnya bersumber pada diri kita sendiri, bukan dari orang lain. Kesehatan, ketentraman, dan kebahagiaan itu tergantung pada diri kita. Maka ciptakan itu. tidak usah menunggu orang lain.

Kenapa begitu ?

Coba kita pahami, bila kita lihat dari ilmu psykhologi, bahwa kesehatan, ketentraman dan kebahagiaan itu adalah masalah perasaaan. Sedangkan masalah perasaan yang bisa mengendalikan adalah diri kita sendiri. Kalau kita merasa tidak sehat, tidak tentram, tidak bahagia, maka bila ingin semua itu berubah, hilangkan saja kata tidak di dalam diri kita. Sehingga dalam hati kita merasa sehat, tentram dan bahagia.( he...he...Seperti jin 76 saja...itu lho iklan wakil rakyat miskin yang ingin naik pangkat...kalau mau naik pangkat tinggal hilangkan wakilnya....).

Koq kaya bercanda saja..? Kan tidak segampang itu....
Memang sih.. tidak gampang.

Tapi ingatkah Sohib tentang kekuatan Dzikir...dengan Dzikir yang dilandasi dengan kesungguhn hati, atau dalam bahasa pondok disebut Mujahadah, ternyata itu dapat diwujudkan. Dan keputusan mau melakukan atau tidak melakuklan ada pada diri sendiri. Orang lain hanya berperan sebagai pendorong saja. 

Dzikir adalah cara memformat hati agar tidak keras.
Dzikir dapat dilakukan dengan secara Jahr ( dengan suara keras/lisan ), sir ( dalam hati ), ruh ( suara ruh/sikap ), fi’ly ( perbuatan ), Afirmasi ( penguatan ), pernafasan ( dzikir disertai pernafasan ).Jika seseorang telah terbiasa melakukan Dzikir maka dengan sendirinya akan terbuka cahaya ( nur ) kasf ( mukasyafah ). Setelah mendapatkan ini, maka segala kesulitan, kemalangan, kemudaratan, atau siksaan akan hilang.


Kata Prof. DR. HM. Amin Syukur MA.( Guru Besar IAIN Walisongo Semarang ,) Melalui Dzikir, yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, akan mendekatkan diri dengan Allah, akibatnya semua syaraf , kelenjar dan hormon akan normal, sehingga akan menjadikan hidup lebih sehat, tenang, tenteran dan bahagia.   Kuncinya adalah memunculkan energy positif yang datang dari Allah SWT.  Setelah itu dilakukan, yang didapat adalah perasaan selalu dekat dengan Allah. Sikap taubat, wara’ (kehati-hatian ), sabar, qonaah, ridhlo, tawakkal,mahabbah, ma’rifatullah akan mudah didapat dan dilakukan. Orang semacam ini telah mencapai maqom ihsan dan selalu berakhlakul karimah.

Khusus untuk kesehatan harus di topang dengan Pola olah raga ( dengan berolah raga teratur ), pola makan ( makanan yang halalan thoyiban ),  pola hidup ( yakin kepada Allah ), pola pikir ( berpikir positif ), dan pola rasa.

Jadi, itulah yang saya maksud Obat Mujarab.Yang bisa menyembuhkan semua persoalan yang kita hadapi dalam hidup kita.  Hakakat obat itu adalah : Kita harus meyakini dengan sungguh-sungguh bahwa  Allah maha Kuasa, Allah Maha pencipta. semua yang ada di dunia ini Allah lah yang menciptakan.Allah menciptakan penyakit, Allah pulalah yang menciptakan penyembuhnya.Allah menciptakan kesediahn, Allah pulalah yang menciptakan kebahagiaan. 
Obat itu ada pada diri kita, bukan orang lain. Maka Ayo Mujahadah, ber Dzikir dengan sungguh-sungguh. Dzikir tentang Keagungan Allah Ta'ala, tentang kekuasaan Allah.
Subhanallah,
Alhamdulillah,
La ilaha Ilallah,
Allahu Akbar,
La haula wa la quata ila billahil'aliyil adzim  
Astaghfirullahil 'adzim..

Maka serahkan semuanya kepada Allah, sandarkan semua pengharapan kepada Dzat Yang Maha Menguasai.
Insyaalah, bahagia dunia dan akherat. Amin.


Friday, 22 March 2013

TAWADHU KUNCI MAKRIFAT....?




Bismillahirohmannirohim....Alhamdulillahi Robil 'alamin...Allohuma Sholi 'ala Sayidina Muhammad SAW.....
Ila Hadhoroti Abahe, Al Fatehah....
Wa ila hadhoroti Umi, Putro-putri nipun, poro wayahipun...Al Fatehah...
Tsuma ila hadhoroti poro santri-santrinipun...Al Fatehah...Amin.

Sobat ..malam ini, ada sedikit yang akan saya ceritakan. Sekalian sekedar menjadi catatan pengingat ... Tidak tahu perasaan apa yang ada di dalam hati ini, sedih..risau, galau...entahlah..

Malam ini, malam Jum'at Kliwon saya menghadiri peringatan 40 hari " sedo "-nya Abah Syeikh Muhammad Saeful Anwar Zuhri Rosyid, Abah saya, Abu Ruh saya, Guru saya, di ndalem Abah, Ponpes Az-Zuhri Ketileng Semarang. Ribuan santrinya memadati sepanjang jalan Ketileng Indah III. Hamparan karpet dan tikar yang digelar oleh panitia tidak bisa menampungnya. Para Alim Ulama sahabat-sahabat beliau banyak yang rawuh. Diantaranya KH. Imam Munfasir Al Mursyid dari Sokaraja, Banyumas ; KH. Nur Rohmad, dari Pati, KH. Sa'id dari Gunungpati, KH Baidhowi Al Hafidz dari Sendangguwo dan masih banyak lagi  Kyai yang rawuh. 

Acaranya sendiri sudah dimulai sejak Maghrib, dilanjutkan dengan bacaan Yasin dan Tahlil, Sholat Isya' berjamaah, pembacaan fida' Surat Al Ikhlas.Kepada setiap yang hadir di paringi Kitab pegangan untuk amalan Yasin, Tahlil, Dziba'an, dan do'a-do'a.

Sobat..ketika acara maouidhotun khasanah dimulai, Gus Lukman, Putro ragilnya Abah, atas nama keluarga binasab mengaturkan terima kasih kepada seluruh yang hadir. Selain itu beliau juga sedikit bercerita tentang Abah, tentang ke karomahan Abah, tentang Siapa Abah. Abah itu sejak kecil prihatinnya sangat kuat. Rasa Tawadhu'nya luar biasa, ketika mau ngaji tapi malah disuruh mengisi kolah ( bak mandi ), beliau jalani. Ketika remaja, di wilayah Banyumas dan sekitarnya, siapa yang tidak kenal Ipung ? beliau kalau bisa dikatakan sakti, ya sakti, artinya bukan karomah biasa. Kalau orang lain di Kepruk batu, batunya yang hancur. Tapi Abah, bila dipukul, di kepruk, tetap terluka dan mengeluarkan darah, namun luka-luka itu cukup diusap akan menutup kembali.

Apa artinya ini ?

Artinya Abah tetap mengikuti Sunatullah. Ketika orang dipukul, di kepruk itu, Sunatullahnya ya sakit, ya terluka. Namun dengan ijin dan Ridho Allah, semua itu dapat dikembalikan dalam waktu yang singkat. Ada cerita lain kalau orang lain menggunakan kesaktiannya agar bisa berjalan cepat supaya sampai tujuan, Abah tetap mengikuti Sunatullah. Kalau mau bepergian cepat ya naik kendaraan. Maka ketika tidak ada kendaraan, dan ketika itu hanya ada kereta api yang akan lewat, bagaimana caranya bisa naik kereta api itu ?, maka dihentikanlah kereta api itu hanya dengan membuat garis melintang rel kereta api, dan naiklah beliau ke kereta itu. 

Sobat...hikmah apa yang bisa kita ambil dari peristiwa ini ? Padahal Abah pernah cerita bahwa hal-hal seperti itu Abah tidak pernah mempelajari secara khusus. Mungkinkah karena ketawadhu'an beliau, atau buah dari rasa prihatinnya ? entahlah...yang jelas dari ngaji-ngaji yang pernah saya ikuti dari Abah, Kita memang diperintahkan untuk selalu Tawadhu'. 

Apa itu tawadhu ?

Secara harfiah bisa diartikan sebagai sifat rendah hati, ikhlas, rela menerima, pasrah, tidak sombong. Padalah orang yang sudah bisa begitu, akan mudah menerima hidayah, mudah mengenali sifat-sifat ke Ilahian, Ma'rifatullah.

Benarkah begitu ? mohon koreksi apabila pemahaman saya keliru.
Semoga Allah Ta'ala meridhoi kita.. Amin.

Monday, 11 March 2013

ABAH SYEICH MUHAMMAD SAEFUL ANWAR ZUHRI ROSYID, RA

Apa Kata Mereka tentang Abah ?

Berikut ada beberapa tulisan tentang Abahe yang dimuat di media masa.
2. Menangis dalam Doa Bersama Abah Ipul
3.Jalan Salaf dan Kenisbian Itu
4. Kiai yang Pernah Jadi Gangster
5.Santri Tak Harus Jadi Mubalig
6.HASIL WAWANCARA DENGAN PROF. H. ABU SUUD 
7. LDII ikuti Halaqoh Hijra
8. PROFIL ABAH M. SAIFUL ANWAR ZUHRI ROSYID
9.Jangan Kawin Lagi
10. Tanpa Latihan Khusus, Siapa pun Bisa
11. Selamat Jalan Abah Iful
12. Yang Mistik dan yang Instink


. Prof. Eko Budiharjo : 
     ............Namun belakangan ini kiai manula dari Ketileng asal Banyumas bernama kiai Zuhri, yang dipanggil Abahe, mulai sering juga kirim petuah di tengah malam hari menjelang subuh. Saya senang menerima Sms dari beliau yang memang banyak pengalaman dan juga banyak pengamalannya. Walaupun kadang-kadang kami berbeda pendapat. Lucu juga ya, antar manula saling beda pendapat lewat Sms.

Dan masih banyak lagi, nanti kita cari ya...?1


Tuesday, 19 February 2013

NDEREK ABAH...


DALEM NDEREK ABAH…!!
       Itu kalimat yang sering terucap ketika Abah Dhawuh.  Untuk semua hal dhawuh. Karena beliau Guruku, Abu Ruh ku. Maka seharusnyalah aku Sami’na wa atho’na, sendiko dhawuh.

      Kini secara dhohir Abah Mohammad Saeful Anwar Zuhri Rosyid, Mudir A'am Pondok Pesantren Salafiyah Az-Zuhri Ketileng Semarang,..Abahe, sudah tidak bersama kita lagi. Karena sejak Hari Selasa Pahing tanggal 12 Februari 2013, atau tanggal 1 Rabiul akhir 1434 H, atau tanggal 1 Bakda Mulud 1946, sekitar pukul 22.15 WIB, Beliau telah meninggalkan kita,  meninggalkan alam dunia ini berangkat ke Alam selanjutnya menuju ke haribaan Allah SWT.
Sedih rasanya...berpisah dengan Beliau.

     Dari para Ustadz yang aku dengar, secara hakiki beliau tidak meninggalkan kami, beliau senantiasa akan bersama kami.

     Kini, sudah  7 hari  Abah tindak. Kini  kembali aku mengingat-ingat dhawuh-dhawuh Abah. Dhawuh apa saja yang secara khusus kepada saya, maupun dawuh-dawuh kepada semua santrinya. Ternyata Semua dhawuhnya mengajak, mendorong, dan memacu untuk menjadi orang yang memiliki Akhlakulkarimah.

    Aku sadar bahwa dhawuh-dhawuh Beliau belum semua dapat aku lakukan. Tapi Insyaalah aku akan terus berusaha dengan sungguh-sungguh  untuk melaksanakannya, untuk menjadi orang yang ber akhlakulkarimah.

Kini, Insyaallah selalu aku kirim do’a khususon untuk Beliau Abahe. Al Fatehah……..
Insyaallah tetap nderek Abah............ Amin.



Monday, 15 February 2010

MUTIARA HIKMAH MALAM

Dimalam-malam yang hening, sungguh indah bila kita gunakan untuk bertafakur, bermuhasabah, memohon magfiroh dari Allah SWT.

Abahe, Guru ngaji kami, Mudir'am PP. Az-Zuhri Ketileng Semarang, senantiasa mengingatkan pada kita melalui pesan singkat untuk merenungkan segala sesuatu untuk memperoleh ridhlo Allah SWT.

Berikut adalah pesan-pesan singkat Abah, semoga bermanfaat bagi kita.

  1.  " Upayakan Setiap hari bertambah satu. Kenapa kau lupa bahwa sebulan tambah 30, setahun tambah 365 ?. Ayo sing nejo qiyamul lail, tahajud, Istigfar bareng-bareng "
  2. " Aku bisa begini karena kasih sayang Ibuku. Aku malu apa yang telah kuberikan pada Ibuku sampai saat ini ? ", Ayo sing kerso qiyamul lail, tahajud bareng-bareng Abahe.
  3. " Alangkah Indahnya terdengar alunan-alunan nada Maulid tatkala ku kehilangan segala-galanya di kehidupan ini. Sing kerso qiyamul lail, tahajud. Istigfar bareng-bareng.

Demikian antara lain, bahan renungan kita dikala kita " ngurip-urip wengi " qiyamul lail. Semoga bermanfaat.

Sunday, 26 July 2009

Mau Selamat ? : Gunakan Akal !

Assalamu’alaikum, sobat semua….
Apa kabar ? semoga Allah Ta’ala senantiasa meridhoi kita semua.

Sudah lebih satu bulan saya tidak meng up date blog ini…
Ternyata memang betul, menjaga Istiqomah itu sungguh-sungguh sangat berat... untuk sekedar istiqomah menuliskan atau mentraskipkan pengajian-pengajian yang saya ikutipun tidak bisa dilaksanakan.

Mungkin saya bisa menyampaikan beberapa alasan yang secara logika benar, tetapi alasan apapun yang saya kemukakan pasti itu hanya pembenaran-pembenaran subyektif saya. Karena pada hakekatnya, kenyataannya saya tidak bisa menjaga istiqomah itu....
Alhamdulillah...

Allahu Akbar, Hanyalah Allah yang Maha Kuasa.....yang memberikan hidayah, memberikan kesempatan, memberikan dorongan untuk sekedar menuliskan, mendokumentasikan apa-apa yang saya peroleh dari pengajian-pengajian yang saya ikuti. Semoga Allah SWT. Senantiasa membimbing kami. Amin.
Sobat,...

Seperti biasanya, berikut ini adalah tulisan mengenai hal-hal yang saya tangkap dari Pengajian Abahe, Pengajian rutin malem kemisan ( Rabu malam ).
Abah senantiasa mengajak menjaga diri kita dengan Taqwallah.

Pertama : ” Ayo kita njogo kelayan taqwallah, nglaksana ake dawuh-dawuhe Allah, ninggalake larangan-larangan Allah ”.

Sunday, 7 June 2009

Cari Guru Ngaji, Lakukan Sekarang !

Bismilahirohmannirohim,
Alhamdu lillahi robbil 'alamin
Allohuma Sholi ‘ala sayyidina Muhammad…
Sobatku semua.....
Semoga kita senantiasa bisa mensyukuri atas kemuliaan yang kita terima dari Allah, dengan menjaga dan meningkatkan taqwa kita kepada allah sehingga keluarga kita sakinah, mawadah, dan  rohmah. Dan Semoga rejeki kita dilimpah-limpahkan oleh Allah SWT, untuk kita gunakan sebagai bekal ibadah, dapat digunakan untuk ziarah ke mekah medinah,  dan semoga kita meninggal dalam keadaan khusnul khotimah. Amin.
Sobat.....
Dalam suatu pengajian Jum’at siang setelah sholat Jum’at di Ponpes Az-Zuhri Ketileng Semarang, Abahe menyampaikan tentang beberapa Hadis dan mengupasnya, sesuai konteks yang terjadi saat ini.
Seperti Biasanya Abahe senantiasa mengkritisi perkembangan kehidupan sehari-hari secara jeli.
Memandang kondisi yang terjadi dewasa ini,  Yang pertama, Abahe,  menilai alangkah apologisnya kita sekarang ini. Masyarakat sekarang ini tidak hanya sekedar apriori, tapi sudah pada tahap apologis, masyarakat tidak lagi peduli apa-apa yang terjadi. Masyarakat sudah terlalu lelah dan capek memikirkan permasalah-permasalah yang mereka hadapi.

Friday, 29 May 2009

Bagaimana Menghadapi Kenyataan Hidup

Bismillahi Rohmanirohim.
Alhamdulillahi Robil’alamin, Allohuma Sholi ‘ala Muhammad...
Sobat..... 

Kali ini saya mengajak merenungkan kenyataan-kenyataan kehidupan yang menyesakkan dada, yang membuat kita prihatin. Kenapa ini semua terjadi, lalu bagaimana kita mensikapinya ?
Cobalah lihat begitu banyaknya masalah bencana, bala’, keadilan, keamanan, kedholiman para pemimpin , banyaknya  penyakit dan lain-lain masalah yang kemarin dulu begitu beruntun terjadi.
Apakah itu semua akan segera berakhir ?,
Memang  di media masa saat ini, yang ramai diberitakan adalah tentang kandidat Presiden Indonesia 2009 – 2014. serta kondisi-kondisi yang adem ayem saja.....

Tapi seperti diungkapkan oleh Abahe dalam majelis pengajian malam kamisan yang lalu, Masalah masalah tersebut belum akan berakhir, justru akan semakin mengkhawatirkan.
Masih akan banyak Bala’ , bencana, musibah penyakit, masalah keamanan, kedholiman. Jangan berharap pemimpin-pemimpin kita adil. ( wah pesimis nih..ya ...? ) .
Tapi tidak ada jeleknya bila kita mencoba menelaah satu-persatu masalahnya, kemudian kita mencoba mencari solusinya.


Sunday, 24 May 2009

Menjaga Diri dan Keluarga

Bismillahirohmanirohim,
Alhamdu lillahi robil ’alamin. Allohuma sholi ‘ala Muhammad.
Segala puji hanya milik Allah SWT. Sholawat dan salam semoga senantiasa terlimpah kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW.
Sobatku….
Dalam setiap kesempatan tidak bosan-bosannya, kita selalu diingatkan agar terus , berdzikir, ingat kepada Allah SWT.
Atas ajakan ini sering kita bereaksi  ” Saya senantiasa telah berdzikir dengan membaca Allahu Akbar, kadang juga membaca Subhanallah, La ilaha ilalloh, berulang ulang, atau bacaaan-bacaan lainnya ".
Ya...itu betul, itu merupakan sebagian cara kita mengingat Allah, bila dalam melafalkan atau membaca kalimat-kalimat thoyibah itu dilakukan dengan sepenuh hati.
Tetapi tahukah anda bila ada dzikir, yang memiliki nilai lebih bagus dari seribu Ibadah ? Dzikir apa itu ?
Kata Abahe, di sebuah majelis pengajian ” merenung sesaat tentang keesaan, kebesaran, , keagungan dan kekuasaan Allah SWT itu lebih bagus daripada seribu kali ibadah ”.
Koq bisa.... ?!
( Maaf, saya juga belum bisa menjawab pertanyaan itu. Sementara ini kita percaya dulu apa yang di sampaikan Abahe, soalnya itu juga menjadi pertanyaan saya yang belum memperoleh jawaban. Nanti bila sudah memperoleh jawaban akan saya sampaikan. Insyaallah. )

Tuesday, 19 May 2009

Membangun Generasi Unggul

Bismillahi rohmani rohim,
Alhamdu lillahi robil’alamin,
Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang sidqin, golongan orang-orang yang bersyukur kepada Allah Ta’ala, termasuk golongan orang yang mengikuti sunah-sunah Rasulullah SAW, ketika banyak orang meninggalkan sunah-sunah Rasulullah SAW.
Sobat….kemarin dulu, ketika pengajian malem Kamis, tanggal 22 April 2009, di Pondok Pesantren Az-Zuhri Ketileng Semarang, ada peristiwa yang cukup unik. Ketika ribuan jamaah yang sudah berkumpul untuk mendengarkan Mauidhoh Abahe, tiba-tiba dikejutkan dengan aba-aba ‘ala militer seorang ibu…. Siap….Grak.!! bersamaan dengan itu, ada anouncer meminta seluruh jamaah untuk berdiri.
Mendengar itu banyak jamaah yang clingak-clinguk, bertanya-tanya seraya bangkit dari duduknya untuk berdiri. 
Setelah jamaah berdiri pembawa acara menyampaikan bahwa akan di laksanakan Upacara Peringatan Hari Kartini.
Upacara....?

Saturday, 16 May 2009

Siapa Tokoh Pilihanmu ?

Bismillahirohmanirrohim…
Sobat,…Hari-hari ini kita dijejali dengan berita tarik ulur siapa yangakan menjadi pemimpin Negara Kita Indonesia, siapa jadi Presiden, siapa jadi Wakil Presiden ?
Apakah Bapak Susilo Bambang Yudoyono, Bp. Budiono dengan slogan SBY-Berbudi-kah ? ataukah Bapak Jusuf Kalla, Bapak Wiranto dengan slogan Lebih Cepat, Lebih Tegas, Lebih Baik, ataukah Ibu Megawati, Bapak Prabowo dengan slogan Mega Pro – nya ?
Kita Sebagai warga negara Indonesia, tentunya akan dihadapkan pada pilihan sulit, siapa yang akan kita pilih pada tanggal 8 Juli 2009 nanti. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.
Apa saja kelebihan dan kekurangannya itu ? Bukan disini kita membahasnya. Mari kita serahkan permasalahan-permasalahan itu kepada mekanisme demokrasi yang sedang di bangun di Negeri ini.

Siapa Tokoh Pilihanmu ?

Bismillahirohmanirrohim….

Sobat,…Hari-hari ini kita dijejali dengan berita tarik ulur siapa akan menjadi pemimpin Negara Kita Indonesia, siapa jadi Presiden, siapa jadi Wakil Presiden ?

Apakah Bapak Susilo Bambang Yudoyono, Bp. Budiono dengan slogan SBY Berbudi-kah ? atau apakah Bapak Jusuf Kalla, Bapak Wiranto dengan slogan Lebih Cepat, Lebih Tegas, Lebih Baik, ataukah Ibu Megawati, Bapak Prabowo dengan slogan Mega Pro – nya ?

Kita Sebagai warga negara Indonesia, tentunya akan dihadapkan pada pilihan sulit, siapa yang akan kita pilih pada tanggal 8 Juli 2009 nanti. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. 

Apa saja kelebihan dan kekurangannya itu ? Bukan disini kita membahasnya. Mari kita serahkan permasalahan-permasalahan itu kepada mekanisme demokrasi yang sedang di bangun di Negeri ini.
Namun, Sobat....pernahkan kita merenungkan siapa sih tokoh yang benar-benar kita pilih ? tokoh yang dapat menjadi panutan kita ? tokoh yang dapat memberikan ketenangan, tokoh yang dapat menunjukkan jalan menuju sejahtera lahir dan batin, dunia dan akherat ?
Sebagian dari kita pasti menjawab ada !! yaitu Rasulullah Muhammad SAW.
Ya... benar...!!
Tapi, pernahkah kita benar-benar telah mengetahui siapa beliau ? seberapa dekat kita mengenal beliau ? atau bahkan bila memang Beliau itu panutanmu, sudahkah kita benar-benar mengikuti apa yang diperintahkan, apa yang telah dicontohkan ?
Diceritakan Abahe pada sebuah pengajian, ada suatu masa dalam perkembangan Islam umat mulai kehilangan tokoh yang dapat djadikan suri tauladan. Masa-masa kekalifahan waktu itu saling berebut pengaruh, sehingga lambat-laun ketokohan Rasulullah Muhammad SAW mulai memudar.
Melihat kondisi itu Kalifah Harun Al-rasyid, merasa galau dan resah, maka kemudian beliau memerintahkan untuk menyusun puji-pujian yang berisi tentang kehidupan dan keeagungan Rasulullah SAW. Sehingga muncullah apa yang sering kita kenal Simtudhuror, Burdah, Barzanji, Maulid Dziba’ , dll. Semuanya itu dalam rangka mencari dan membumikan Rasulullah SAW sebagai Tokoh panutan.
Dari beberapa puji-pujian itu menurut Abahe, Maulid Dziba’lah yang paling lengkap, sebab dalam Maulid Dziba’ itu diceritakan kehidupan Rasulullah dari sebelum lahir, saat kelahiran, masa-masa kehidipan, kematian dan pasca kematian Beliau Rasulullah Muhammad SAW.
Sedikit apa yang termaktub dalam Maulid Dziba’ itu antara lain : Bahwa Muhammad SAW itu diutus untuk seluruh umat manusia, berasal dari golongan manusia, bukan dari golongan malaikat, ataupun dari golongan jin. Beliau itu Uswatun khasanah, contoh kebagusan, tetapi tetap basyariyah, kamanungsan, atau manusiawi. Sehingga apa-apa yang dperintahkan dan dicontohkan pasti bisa diikuti oleh setiap manusia.
Beliau adalah Pemimpin yang khidmah, tahu kondisi dan situasi, mengerti nasib yang dipimpinnya, beliau amat dermawan, dan banyak hal contoh-contoh kebagusan yang diajarkan.
Jadi... sobat, bila kita ingin mengenal lebih dekat, beliau Rasulullah SAW. Mari ikuti majelis-majelis Maulid Dziba’ yang sering diadakan di lingkungan kita. Resapi maknanya, dengarkan alunan puji-pujian yang dilagukan, niscaya rasa rindu, rasa kedekatan kita dengan Rasulullah SAW akan muncul dan tertanam didalam hati kita. Dan kemuadian Insyaallah rasa cinta kita kepada beliau akan tumbuh. 
Apa makna cinta itu ?
Cinta kepada Rasulullah SAW, berarti kita akan selalu mencoba meng-identikasikan diri kita denga apa yang kita cintai. Sifat, perilaku, tindakan, akhlak dll, senantiasa ditujukan untuk meniru yang dicintai, Rasulullah SAW.
Tapi ingat ada banyak hal yang kita tidak bisa menirunya seperti Keturunan siapa ? Beliau adalah putra dari Sayid Abdullah, Kita..... ?
Beliau hidup dalam budaya Arab, Kita ?
Selain banyak hal-hal Taksis lainnya, yang bisa dijalani oleh Rasulullah SAW. Tetapi tidak bisa dijalani oleh orang lain, seperti Beliau bisa sare paningale ( tidur matanya ) , tapi hatinya tidak tidur, sehingga bangun dari tidur bisa langsung sholat. Istrinya banyak, pembantu-pembantunya banyak, dan masih banyak lagi. Ikuti dan cermati apa-apa yang tertulis dalam maulid dziba’.
Selain itu dalam maulid dziba’, senantiasa kita lantunkan sholawat. Sedangkan do’a yang paling mustajabah adalah do’a sholawat, karena pada hakekatnya dengan sholawat itu kita sedang ndepe-ndepe, bersungguh-sungguh mendekat kepada Rasulullah SAW, mendekat kepada Allah SWT. 
Apa kesimpulan itu semua ?
Marilah kita jadikan Rasullah Muhammad SAW sebagai tokoh panutanmu. (... sudah Pasti khan ?), Kemudian mari kita tingkatkan kecintaan kita kepada Beliau dengan mengenal, mengenang, dan menyebut-nyebut dengan penuh kerinduan, dengan memperbanyak sholawat. Dan marilah kita cermati dan kita ikuti majelis-majelis Dziba’ yang ada di sekitar lingkungan kita. 
Insyaallah Allah ta’ala meridhloi kita Amin.

Tuesday, 12 May 2009

Kenali Dirimu, Kenali Penciptamu

Sobat …. Suatu kali saya pernah bertanya-tanya, sebetulnya siapakah diriku ini, kenapa saya ada didunia ini, dan untuk apa saya ada ?
Pertanyaan ini sering muncul dikala hati sedang galau, sedang sedih....yang pada saat-saat seperti itu biasanya saya cenderung menyendiri, dan disaat itu berbagai pertanyaan sering muncul.
Kadang memang tidak menemukan jawabannya, andaikan menemukanpun itu hanya sekedar untuk menguatkan diri, untuk memotivasi diri agar tidak berlarut-larut dalam kegalauan dan kesedihan.
Beruntung sekali saya mendapatkan Guru ngaji yang berada tidak jauh dari tempat tinggalku. Yaitu Abahe, Abah Saeful Anwar Zuhri Rosyid, Mudir A’am Ponpes Azzuhri Ketileng Semarang. 

Dari beliau pertanyaan-pertanyaan seperti itu akhirnya terjawab. Meski saya tidak bertanya langsung, namun dari pengajian-pengajian yang saya ikuti, seolah-olah Beliau tahu gejolak hati dan persoalan-persoalan yang saya hadapi. Materi pengajian yang disampaikan seolah khusus menjawab pertanyaan-pertanyaan saya itu. Sungguh ini benar-benar saya rasakan. Banyak pertanyaan tentang hidup saya temukan disana. 


Wednesday, 6 May 2009

RENUNGAN MAUT, DZIKRUL MAUT


Sobat.....
Beberapa hari yang lalu saya mendengar kabar, ada famili dari santri yang meninggal dunia, tidak hanya satu orang yang meninggal pada hari itu, ada yang kakaknya meninggal, ada yang ibunya, dan ada juga yang adiknya .Saudara ipar saya juga ada yang meninggal pada hari itu.
Intinya Keluarga besar pondok turut berduka cita atas meninggalnya famili-famili santri itu.  Semoga Allah SWT. memberikan keluasan  kubur bagi mereka, mengampuni dosa-dosanya, dan diterima  seluruh amal sholehnya. Amin.
Sebagai orang yang ikut ngaji dalam komunitas pondok itu, tentunya saya ikut takziah.
Ditempat takziah saya mendengarkan orang-orang yang berbincang dengan teman disampingnya.  Ada yang mengatakan... ” kemarin sore Ia masih jalan-jalan , masih ngobrol dengan warga disini, sekarang sudah meninggal. Kasihan dia.... ”.  Yang lain mengatakan padahal kelihatannya dia tidak sakit lho ya.... Kasihan dia masih muda....
Mendengar omongan-omongan itu saya jadi merenung sejenak.  Allahu Akbar, Allah Maha Kuasa atas segala makhluknya. Kuasa pula mematikan siapa saja, kapan saja dimana saja.
Ada rahasia apa dibalik kematian itu ?

Monday, 4 May 2009

FOKUS PADA TUJUAN

Sobat...tercinta... , kali ini saya mengajak merenungkan hasil yang saya tangkap dari pengajian yang saya ikuti. Salah satu point dari pengajian ini adalah pengingatan kepada kita tentang kehidupan yang akan datang. What nexts ? Ada apa dan bagaimana ?
Perjalan panjang hidup kita ini sungguh perjalanan yang penuh resiko. Bila tidak hati-hati akan terpeleset kejurang yang sangat menyakitkan. Untuk itu kita harus Fokus pada tujuan di tahapan-tahapan hidup kita. Setiap tahapan memiliki makna dan maksud sendiri-sendiri. Setiap tahapan menjadi landasan keberhasilan tahapan kehidupan berikutnya. Kita harus Fokus, dan cermat dalam mensikapinya.
Kita pasti tahu, bahwa awalnya kita tidak ada, dalam arti belum ada bentuk fisik/raga , Tetapi karena melalui " permainan " Bapak dan Ibu kita, yang mereka lakukan dengan penuh semangat dan gairah, kita manusia ini memulai perjalanan panjang kehidupan. 


Tuesday, 28 April 2009

Kunci Sukses

Sukses... !!
Sebuah kata yang cocok diucapkan untuk memotifasi diri agar mencapai tujuan yang diidam-idamkan.
Siapa yang tidak ingin sukses ?
Semua orang ingin sukses dalam kehidupannya. Sukses dibidang karir, pendidikan, rumah tangga, atau apa saja yang dilakukan semuanya pasti ingin berhasil, ingin sukses.  ( sehingga kadang untuk mencapai tujuan itu perlu ada tim sukses he..he...).
Ya... Semua orang ingin sukses, ingin berhasil. 

Lalu apakah yang dimaksud sukses itu ?
Sukses ( menurut pengertian saya lho ya...), adalah buah atau hasil dari segala upaya yang telah dilakukan, yang memberikan kepuasan pada diri kita dan orang lain. Kalau kita belum puas atas jerih upaya itu, dapat saya katakan belum sukseslah dia.
Padahal kepuasan itu tidak ada batasnya. Lalu bagaimana ?
Oleh karena agar selalu sukses, kita harus mengukur kekuatan dan kemampuan diri, jangan memasang target yang tidak mungkin dicapai. Harus realistis gitu lho ya... 


Friday, 24 April 2009

Menghindari Kebangkrutan


Sejak awal tahun ini, krisis perekonomian melanda dunia, dunia usaha kelimpungan, menuju kebangkrutan, Kita tahu kebangkrutan itu menyakitkan. Tapi jangan putus asa, Bangkit kembali, dan tetap Action, raih kesuksesan kembali.
Disisi lain, tahukah anda kebangkrutan yang hakiki ?, bagaimana menghindarinya ? Simak tulisan ini yang bersumber pada sebuah pengajian yang saya ikuti.
Pada sebuah pengajian, Abahe, Guru ngaji saya, mengajak seluruh jamaahnya untuk mencegah perbuatan-perbuatan jelek. Meskipun Abah merasa bahwa dirinya tidak yang paling bagus diantara jamaah, karena ia juga manusia, yang memiliki sifat-sifat manusia pada umumnya, masih membutuhkan makan dan minum, suka pada keindahan, tidak suka pada kejelekan.

Tuesday, 21 April 2009

SERIBU KESAKTIAN


Alkisah ada seorang pemuda yang berburu ilmu kesaktian. Setiap ia mendengar orang sakti dia datangi dan dia meminta untuk diangkat jadi muridnya. Dengan banyak berguru itu akhirnya betul dia bisa menjadi orang yang sakti mandraguna . Dengan kesaktiannya itu dia malang melintang didunia persilatan dengan kesombongan dan kecongkaan . Banyak orang yang dianiaya, diperas, dirampok dan banyak lagi tindakan jahatnya. Sudah banyak lawan yang dikalahkannya. Akhirnya suatu ketika terjadi duel yang sungguh sangat-sangat dahsyat. Dan akhirnya Ia kalah dan mati......
Mendengar kabar kematian penjahat itu, seorang warga yang sering di dzolimi bergumam ” Ia, sipenjahat itu mulai sekarang aku angkat menjadi guruku ”.

Wednesday, 15 April 2009

Mega Dangers : Bahaya Menghadang Kita




Bismillahirrohmanirrahim,
Alhamdulillah, bisa mulai menulis lagi, ternyata menjaga istiqomah itu sangat sulit... rencana pengin selalu mendokumentasikan apa-apa yang diperoleh dari majlis-majlis pengajian yang saya ikuti, ... ternyata masih dikalahkan oleh kepentingan duniawi, belum bisa menepati rencana yang dibuat diri sendiri. Sekali lagi Alhamdulillah kali ini bisa posting.
Posting ini saya beri Judul Mega Danger , Bahaya Menghadang Kita ( maksudnya agar lebih dramatis gitu loh... ), namun esensinya saya akan menulis tentang pentingnya Ngaji menuntut ilmu Agama. YA...NGAJI